Ketua Divisi Seni dan Industri Kreatif
Dr. Djuli Djatiprambudi, M.Sn
Sekretaris Divisi Seni dan Industri Kreatif
Asy Syams Elya Ahmad, S.Pd., M. Ds
Rasional:
1. Kontribusi Ekonomi: PDB, menciptakan lapangan pekerjaan, ekspor
2. Iklim Bisnis: penciptaan lapangan usaha, dampak bagi sektor lain, pemasaran
3. Citra dan Identitas Bangsa: turisme, ikon nasional, membangun warisan budaya, local wisdom
4. Sumber Daya Terbarukan: berbasis pengetahuan, riset, kreativitas, green community
5. Inovasi dan Kreativitas: ide dan gagasan, penciptaan nilai, added value, produk kreatif,
6. Dampak Sosial: sustainable community, pemberdayaan, peningkatan kualitas hidup
Orientasi Kegiatan:
Mendukung Visi Unesa:
“UNIVERSITAS YANG TANGGUH DAN INOVATIF BERBASIS KEWIRAUSAHAAN”
· Inovatif: SDM & lulusan yang mempunyai kemampuan berpikir dan menciptakan pengetahuan dan teknologi baru
· Kewirausahaan: mengembangkan kreativitas dan inovasi, memanfaatkan peluang dan sumber daya untuk added value
Potensi:
1. Potensi kawasan budaya tradisonal Indonesia dalam konteks industri kreatif sangat besar. Bahan baku berupa warisan budaya lokal sangat beragam baik jenis, teknik, media, fungsi, dan makna simbolisnya.
2. Potensi budaya benda/tak benda itu dapat diinovasi melalui pendekatan keilmuan seni/desain/manajemen seni agar menghasilkan produk kreatif yang berpotensi meningkatkan kapasitas ekonomi.
3. Sarpras yang dimiliki Unesa mampu diaktualisasikan untuk mendukung ekonomi kreatif.
4. Hasil-hasil riset dan tugas akhir banyak yang potensial untuk dikomersialisasi
5. PS di lingkungan Unesa yang relevan: PS Boga, PS Busana, PS SRM, PS DKV, PS Sendratasik, PS Musik, PS Desain Grafis, PS Teknologi Informasi, PS Elektronika, PS Managemen, dsb.